home news guestbook contact
Senin, 27 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Menyonsong Pembangunan, Lestarikan Cita-Cita Luhur RA Kartini

Pengirim : andy candra
Tanggal : 21 April 2014, 6:45 pm


BANYAK cara memperingati Hari Kartini sekaligus memaknai perjuangannya. Seperti dilakukan kaum wanita di Ketapang menggelar sejumlah kegiatan memperingati Hari Kartini.

Mulai dari lomba senam Besuke sampai lomba kebaya Kartini. Puncak peringatan Hari Kartini tahun 2014 dilaksanakan di pendopo Bupati Ketapang. Bupati Ketapang, Drs Henrikus dan Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH menyempatkan hadir dalam puncvak peringatan Hari Kartini Senin, 21 April 2014.
Selain laporan Ketua Panitia yang disampaikan Ny. Hj. Elly Hendrawati SP, sejarah perjuangan Kartini disampaikan Ny.Rachmawati Boyman SH, dan arahan dari ketua TP PKK Ketapang, Ny.Riniwati Henrikus. Maka, dalam momentum ini dilakukan juga penyerahan hadiah kepada pemenang lomba. Ada punjuara lomba yang dimaksud diantaranya; lomba kebaya Kartini, juara pertama adalah Meri Haryati dari PKK Kabupaten Ketapang. Juara kedua adalah Grasella dari PKK Kabupaten Ketapang , dan juara ketiga Dwi Suci utusan umum. Juara harapan pertama adalah Iin Rohendah Imran utusan PKK Delta Pawan, Harapan kedua Agustina utusan DWP PU Ketapang, harapan ketiga adalah I Dini Lovita. Sedangkan juara Favorit adalah Esye Astri Novita dari PKK Kecamatan Hilir Selatan. Busana performance dipilih Ely Safitri Asep dari Bhayangkari. Sedangkan Ny.Albertina Alipius menjadi pilihan Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang sebagai peserta terlucu dari PKK Kecamatan Tumbang Titi.
Pada lomba Senam Besuke, Juara pertama adalah DWP Setda Ketapang, juara kedua PGRI Muara Pawan, juara ketiga PKK Air Upas. Juara Harapan I adalah Ladies Benua Kayong, Juara Harapan II adalah utusan Al Ikhlas, Juara Harapan III adalah DWP PU Ketapang, Favorit PKK Kecamatan Tumbang Titi, Kostum terbaik dari Adyaksa . Adapun pilihan Ibu ketua TP PKK Ketapang , menobatkan PKK Kecamatan Tumbang Titii sebagai juara terheboh.
Diterangkan oleh Ny. Riniwati Henrikus, ketua TP PKK Kabupaten Ketapang bahwa Hari kartini yang oleh seluruh Bangsa Indonesia ditetapkan sebagai pelopor Gerakan Kaum Wanita di Indonesia, khususnya pada zaman penjajajan Belanda. Sungguh besar jasa Raden Ajeng Kartini, khususnya bagi kita generasi muda kaum wanita yang peranannya di masa pembangunan ini mulai dan telah diperhitungkan.
Sebagai Bangsa Indonesia khususnya kaum wanita, tepatnya pada tanggal 21 April tahun 2014 ini, telah memperingati Hari Kebangkitan jiwa kaum wanita Indonesia yang dipelopori oleh RA Kartini. Karena keberhasilan perjuangannya ditengah-tengah masyarakat bangsa Indonesia, maka hari lahirnya RA Kartini diperingati dan dirayakan untuk diteladani dalam membina keluarga dan masyarakat yang ikut serta berperan dalam pembangunan.
Dialnjutkannya, sebagai wanita yang tentu tidak bisa meninggalkan kodratnya sebagai perempuan. Maka sekarang kian tampak bahwa dalam mendudukkan dirinya sebagai sesama pejuang bangsa telah dapat menyempatkan diri wanita Indonesia sebagai pejuang yang tidak ingin dikatakan nomor dua terhadap kaum laki-laki. “Kodrat wanita tetaplah wanita,” kata Ny.Riniwati Henrikus.
Dalam peringatan Hari Kartini tahun ini marilah kita tingkatkan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita tingkatkan pula pengabdian kepada nusa dan bangsa , juga kita lestarikan cita-cita luhur Raden Ajeng Kartini sekaligus mencetak kader-kader Kartini Baru dalam menyonsong pembangunan saat ini. “Contohya dengan diadakan lomba kebaya, kita tahu betapa hebatnya Kartini-Kartini Kabupaten Ketapang,” tuturnya.
Ketua TP PKK Ketapang menyebutkan sebuah perumpamaan dalam sebuah syair lagu yang tertulis bahwa “Wanita Dijajah Pria Sejak Dulu, Dijadikan Perhiasan Sangkar Madu...Namun Ada Kala Pria Tak Berdaya, Tekuk Lutut Disudut Kerling Wanita.....” Bersyukurlah kita sebagai kaum wanita Indonesia yang telah memiliki seorang pelopor pejuang nasib kaum wanita sehingga derajat kaum wanita menjadi terangkat, tidak lagi dijajah oleh pria.
Kini wanita Indonesia telah memperoleh hak-haknya sebagai wanita dan memperoleh kebebasan dalam mengisi kemerdekaan. Ny.Riniwati Henrikus mengajak bersikap sebagaimana yang tercermin dalam pribadi Kartini. Disebutkannya, masa depan kaum wanita sebangsa terletak di tangan kita sebagai penerus bangsa. “Berjuanglah menegakkan keadilan tetapi jangan lupa oleh batas kodrati kita sebagai wanita.tampilkan diri sebagai kaum wanita yang sesuai dengan pribadi-pribadi sebagai bangsa Indonesia dan sebagai wanita timur yang penuh peradaban tinggi dan kita harus mempunyai sikap kerendahan hati. Namun di dalamnya tersimpan semangat membaja demi masa depan bangsa dan tanah air”. Semoga kita dapat menjadi wanita penerus perjuangan ibu kita “Kartini”.@



 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007