home news guestbook contact
Sabtu, 07 Desember 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Jadikan Perkampungan Muslim tempat menambah Ilmu

Pengirim : Aspul Anwar
Tanggal : 27 September 2007, 10:52 am


Tanda Peserta : Asisten II, Drs.H.Sabran Amien memasangkan tanda peserta perkampungan Muslim secara simbolis.

Jadikan kegiatan Perkampungan Muslim sebagai tempat untuk menambah pengetahuan agama dan meningkatkan semangat ukhwah Islamiyah, serta dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar peserta. Hal tersebut dikatakan Bupati Ketapang H.Morkes Effendi,S.Pd,MH pada sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten bidang administrasi pembangunan, Drs.H.Sabran Amien ketika membuka kegiatan perkampungan Muslim di komplek Masjid Al-Ikhlas, rabu 26/9.Selanjutnya dikatakan Sabran, kedepan, tantangan semakin kompleks dan multidimensi. Oleh karenanya perlu antisiupasi dengan meningkatkan Imtaq dan Iptek, Sehingga kita dapat memilih dan memilah hal-hal yang positif dan membawa kita mampu bersaing pada era global. Untuk itu Sabran berpesan, agar para peserta yang mengikuti perkampungan Muslim tahun ini dapat memamnfaatkan waktu sebaik-baiknya dalam mengikuti beberbagai kegiatan keagmaan, dan selanjutnya dapat ditularkan dengan teman lainnya, serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga makna Bulan Ramdhan selalu menghiasi kehidupan kita diluar Ramadhan, ujarnya.
Sementara itu Ketua panitia, Syarif Hudiansyah,S.Pd.I menjelaskan, kegiatan Perkampungan Muslim bagi pelajart dan Remaja Islam ini ada 4 target yang ingin dicapai, yaitu adanya peningkatkan amaliah, meningkatnya semangat dalam menjalankan ibadah Ramadhan, adanya pengaruh amaliah Ramadhan dalam kehidupan diluar Ramadhan dan meningkatkan syiar Islam. Lebih jauh dijelaskan Hudiansyah, perkampungan Muslim yang pertama kali ini diikuti oleh pelajar SLTA, SLTP dan Remaja Masjid dalam kota Ketapang sebanyak 300 orang. Dan berlansung selama 3 hari, dari 14 hingga 17 Ramadhan 1428 H, dengan berbagai materi keagamaan dan amaliah Ramadhan dari beberapa nara sumber, jelasnya. Terlaksananya kegiatan ini juga merupakan bagian progran kerja MUI, BKMT, FUI Kabupaten Ketapang, tentang pembinaan terhadap generasi muda Islam, dan kedepan akan ditingkatkan lagi, baik jumlah pesertamaupun waktu kegiatan,pungkas Hudiansyah.(asp)

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007