home news guestbook contact
Minggu, 18 Agustus 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

ANTISIPASI KELANGKAAN BAHAN BAKAR MINYAK TANAH

Pengirim : Aspul Anwar
Tanggal : 13 September 2007, 2:16 pm


Untuk menantisipasi kelanggkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya minyak tanah, perlu evaluasi dan penataan terhadap pangkalan.

Untuk menantisipasi kelanggkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya minyak tanah, perlu evaluasi dan penataan terhadap pangkalan.Sehingga pendistribusian minyak tanah bersubsidi peruntukan rumah tangan dan industri kecil ini sampai tepat waktu dan sasaran. Berkaitan dengan hal tersebut Pemkab Ketapang melalui Bagian Ekonomi Setda Ketapang menggelar rapat dengan mengahdirkan agen, pangkalan, Lurah dan Kades, diruang rapat kantor Bupati, Kamis, 13/9, dipimpin oleh Sekda Ketapang, Drs.H.Bachtiar.Dalam arahanya Sekda mengatakan pendistribusian minyak tanah dari Pertamina unit pemasaran VI cabang Pontianak sudah sesuai dengan perhitungan (kuota) dan peruntukan. Namun pada saat sampai ke agen dan pangkalan ternyata tidak cukup. Maka kita perlu mencari solusi yang baik, agar pendistribusian minyak tanah bersubsidi ini tidak bermasalah, pintanya. Selanjutnya dikatakan, rapat ini juga menyikapi dan menindaklanjuti permohonan bantuan dari Kepala Cabang Petrtamina unit pemasaran VI Pontianak, agar Pemkab Ketapang membantu memberikan pengawasan secara langsung terhadap pendistribusian minyak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengingat minyak tanah tersebut mengadung subsidi yang sangat besar dari Permerintah, sehingga peruntukannya sesuai untuk rumah tangga. Selain itu kata Bachtiar, bahwa sering terjadi kelangkaan dan tingginya harga eceran yang berdampak tidak terjangkaunya kebutuhan BBM oleh masyarakat. Sementara itu Kepala Bagian Ekonomi Setda Ketapang, Agus Hendri,SE menjelaskan untuk menertibkan pendistribusian minyak tanah bersubsidi ini akan dilakukan penataan terhadap pangkalan dan tersebar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena dari pantau tim masih ada pangkalan yang tidak aktif, ujarnya. Rapat dihadiri oleh Kepala Dinas ESDM dan LH, Kadis PerindagKOP dan PM serta perwakilan Jobber Ketapang.(asp)

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007