home news guestbook contact
Rabu, 22 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Harga Daging Tak Boleh Lewati Rp 100 Ribu /kg

Pengirim : andy candra
Tanggal : 2 August 2013, 2:11 pm


Lonjakan harga daging sapi dan ayam diperkirakan baru akan terjadi pada H-3 Idul fitri 1434 H. Memastikan kebutuhan daging pada saat Idul Fitri tercukupi dan harga tetap stabil, maka Pemkab Ketapang mengundang asosiasi pedagang sapi dan ayam. Rapat dipimpin Asisten II Setda Ketapang, Drs H.Darmansyah MM, didampingi Ir.Hj.Nurwanti MM, Kabag Perekonomian Setda Ketapang, di ruang rapat Kantor Bupati Ketapang.


Rapat membahas kondisi harga daging sapi saat ini berkisar Rp 90.000- Rp 95.000 / Kg. Semakin dekatnya Idul Fitri, maka kebutuhan daging semakin bertambah. Diyakini akan terjadi lonjakan harga pada daging maupun ayam menjelang akhir bulan Ramadan. Mengantisipasi lonjakan harga yang memberatkan konsumen, maka Pemkab mengundang asosiasi pedagang mau pun instansi terkait agar dapat menetapkan harga sehingga tidak ada penjualan di atas harga yang ditetapkan. Setelah berdialog panjang, Pemkab akan segera mengeluarkan surat edaran agar harga tetap stabil. Untuk harga daging terbaik disepakati Rp 100 ribu / kg. Harga hati sapi Rp 125 ribu / kg sedangkan harga ampul, tulang, maupun jeroan juga akan dibakukan dalam bentuk surat edaran."Kita berharap harga yang disepakati ini, tidak ada pedagang yang menjual di atas harga yang ditetapkan," tegas Ir.Hj.Nurwanti MM, Kabag Perekonomian.
Marzuki dari Asosiasi Pedagang juga berharap harga daging tidak memberatkan masyarakat. Namun, jika harga daging sapi seperti di Sintang Rp 140 ribu/kg, Pontianak Rp 120/Kg. Maka, kondisi ini berpengaruh pada harga di Ketapang. Sebab, pemilik sapi akan menjual harga sapi dengan mahal. Karena sudah disepakati harga tersebut, maka pedagang sapi akan mematuhinya."Harga daging sapi saat sekarang Rp 90.000 sampai Rp 95.000 per kilogram , itu sudah pada harga yang kualitas terbaik," kata Marzuki, dari Asosiasi Pedagang Sapi.
Marzuki juga berharap selain di Rumah potong Hewan maka dalam penyembelihan sapi dapat kiranya memberdayakan tenaga yang sudah dilatih dan bersertifikat. Soalnya, tata cara penyembelihan sapi juga harus memenuhi rukun yang disyaratkan. Untuk saat ini, asosiasi sudah memiliki dua tenaga penyembelih sapi yang sudah dilatih secara khusus.
Sementara itu,Drs H. Sakrani, Kepala Dinas Koperasi, Perindag Ketapang memberikan gambaran kondisi harga - harga di pasar Sentap, pasar H.sani, maupun Pasar Sukabangun. Ternasuk juga adanya auidiensi para sopir angutan terkait dengan angkutan truk, minta kenaikan harga transport daro Rp 112 ribu/ ret menjadi Rp 180 ribu / ret. Pembahasan di DPRD, dan angkutan juga erat kaitannya dengan harga-harga naka disepakati Rp 127 ribu/ret.
"Dalam menetapkan harga ini, kita harap tidak rugikan konsumen dan pemotong sapi, " sakrani.
Terkait dengan harga daging ayam, diinformasikan ayam buras kosong. Pihak asosiasi pedagang ayam menjelaskan saat harga ayam diyakini akan mengalami kenaikan menjelang lebaran. Harga ayam di kandang diprediksi Rp 23 ribu /kg. Untuk ayam bulat (kakas) Rp 28 - 29 ribu /kg. Sedangkan untuk ayam potong bersih Rp 35-37 ribu /kg.
Walaupun sudah ada gambaran harga, namun pihaknya belum bisa menetapkan harga tertinggi menjelang lebarab. Pihak asosiasi pedagang ayam masih akan berhubungan kembali dengan rekan-rekan penjual di pasar Sentap, pasar H.Sani dan Pasar Sukabangun."Ayam pedaging di Ketapang aman, hanya harga ayam pedaging tergantung modal, kami dari pedagang ayam, harap pakan tak ada kesulita," kata perwakilan pedagang ayam.
Informasi kesepakatan harga, baru akan mereka sampaikan ke Bagian Perekonomian Setda Ketapang setelah dilakukan pertemuan dengan para pedagang ayam. Terkait dalam mengamankan kondisi pasar, Edy junaidi S.sos memastikan akan menurunkan 50 personilnya. Dimana personil yang diturunkan untuk mengamankan kondisi pasar Sentap. Disarankan oleh staf ahli Bupati bidang perekonomian, Drs HM Thorhan agar dapat kiranya pengamanan tidak terfokus pada Pasar Sentap saja. Tetapi personilnya dibagi-bagi di pasar Sukabangun dan lain-lain.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007