home news guestbook contact
Sabtu, 16 November 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

PENYAKIT KELAMIN DAN ISPA DI KETAPANG

Pengirim : HUMAS
Tanggal : 8 June 2012, 2:54 pm


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sejumlah pemuda berkumpul di ruangan puskesmas kedondong, Kamis (7/5/2012), kehadiran mereka untuk menerima pengarahan dari petugas kesehatan berkenaan dengan pencegahan penyakit kelamin, yang diakibatkan hubungan seks bebas.

Pemuda yang sebagian besar komunitas, gay, ini begitu antusias mendengarkan penjelasan dokter. Bahkan saat sesi tanya jawab mereka tak canggung lagi untuk menyampaikan beberapa persoalan dan pengalaman yang mereka alami selama ini.
Disaat mereka mendapatkan penjelasan mengenai penyakit kelamin, para pemuda tersebut nampak terkejut. Apalagi pada saat itu dokter menunjukan gambar-gambar kelamin yang terkena penyakit dan kondisinya sangat memprihatinkan.
"Mengerikan sekali gambarnya," celetuk satu diantara peserta yang hadir saat itu.


ISPA MULAI MEWABAH DI KETAPANG


Penderita insfeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di wilayah Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, mengalami peningkatan. Dari data, Januari sampai dengan Juni 2012 terdapat 1940 kasus. Atau rata-rata mencapai 300 kasus perbulan.
Kepala puskesmas kedondong Kecamatan Delta Pawan, Drg Rihy Pattipeilohi MPH mengatakan, meningkatnya kasus ISPA yang terjadi belakangan ini, dikarenakan terjadi perubahan musim yang tidak menentu, sehingga jika daya tahan tubuh seseorang lemah, mereka akan terkena ISPA.
"Maka dari itu kita berharap kepada masyarakat, harus menjaga pola hidup bersih, makan-makanan bergizi dan memperbanyak minum air putih serta perbanyak istirahat, karena jika kekebalan tubuh kita lemah ISPA akan sangat mudah menyerang kita," katanya, kepada Tribunpontianak.co.id,Kamis (7/6/2012).
Umumnya ISPA menyerang anak-anak, karena daya tahan tubuh mereka relatip lemah. Pola asuh yang kurang maksimal oleh orang tua juga menjadi pemicu anak-anak mudah terkena ISPA, apalagi jika mereka makan makanan yang kurang bersih.
"Apalagi kalau anak sekolah biasanya, suka jajan di sembarang tempat, kalau makanan tersebut kurang bersih dan disaat bersamaan virus masuk, maka dia bisa langsung terkena ISPA," tegasnya.


ISPA SIKLUS TAHUNAN

Kepala Dinas Kesehatan Ketapang Heri Yulistio mengemukakan ISPA merupakan siklus tahunan yang setiap tahun pasti terjadi. Pada level masyarakat yang kurang mampu biasanya empat kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang yang perekonomiannya lebih mapan, hal ini dikarenakan pola hidup yang berbeda.
"Pada umumnya masyarakat yang kurang mampu pola hidupnya cenderung kurang bersih, khususnya kepada anak-anak mereka, yang biasanya bermain di tanah. Berbeda dengan orang yang mampu anak-anaknya bermain di tempat yang bersih," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (7/6/2012).
Dikatakannya, dari Dinas kesehatan sudah melakukan penanganan rutin, dengan mengarahkannya ke puskesmas masing-masing yang ada di sekitar tempat tinggal warga, karena untuk kasus ISPA ini biasanya tidak sampai mendapatkan rawat inap melainkan hanya rawat jalan.
"ISPA ini penyakit yang biasa, mudah untuk dicegah dan diobati, asalkan pola hidup masyarakat bersih dan sehat. Terkeculi untuk kasus yang berat-berat maka dinas kesehatan akan segera bergerak guna melakukan pencegahan," tandasnya.

Penulis : Ali Anshori
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007