home news guestbook contact
Senin, 16 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW

Pengirim : andy candra
Tanggal : 29 January 2012, 7:33 pm


humas--Walau pun tanggal 12 Rabi'ul Awal masih beberapa hari kedepan, namun peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang mendahului yakni, Sabtu (28/1). Dalam memperingati Maulid Rasullullah SAW, maka PHBI Ketapang dan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas mendatangkan KH.Mas’udi dari Banjarmasin untuk memberikan mutiara hati kepada ummat Muslim di Ketapang.

Dalam memberikan tausiyah di Ketapang, KH Mas’udi juga tampil di Masjid Babul Chair Ketapang, Masjid Al-Murthada Ketapang, dan memberikan tausiyah pada kegiatan subuh keliling (suling) di pendopo H.Uti Konsen. Hadirnya KH.Mas’udi dalam memberikan tausiyah di Ketapang, maka pengurus PHBI ketapang melalui Drs H.Madnorr Hamid berharap jemaah mendengarkan dan seksama. H.Madnoor Hamid berharap, dari tausiyah yang disampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua dalam menteladani sikap dan perilaku Rasulullah SAW.”Perlu diketahui kita sedang membangun Masjid gung Al-Ikhlas, saya berharap jemaah bisa berinfaq untuk membangun Masjid Agung Al-Ikhlas yang kita cinta ini,” tegas H.Madnoor Hamid dari PHBI sekaligus pengurus Yayasan Al-Ikhlas Ketapang.
Sementara itu, Bupati Ketapang yang di wakili Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, Sekda Ketapang juga berharap jemaah mendalami isi dari tausiyah yang disampaikan. Menurut Sekda Ketapang yang menyampaikan sambutan tertulis Bupati ketapang, bahwa sebagai muslim sudah sepatutnya kita menteladani Rasululah SAW agar akhlak kita sehari-hari semakin baik. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ketapang menguraikan tentang pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas yang sedang berjalan. Selain pada tahun 2011 dialokasikan anggaran senilai Rp 3 miliar, maka pada tahun 2012 Pemkab Ketapang mengalokasikan anggaran pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas sebesar Rp 4 miliar. Dana tersebut masih kurang dari perencanaan pembangunan sekitar Rp 24 miliar. Menurut Sekda Ketapang, pembangunan rumah ibadah, bukanlah menjadi tanggungjawab Pemkab ketapang saja. Melainkan menjadi tanggungjawab kita bersama. “Saya iimbau kepada seluruh masyarakat Ketapang untuk berperan serta membangun Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang,” kata Drs H.Andi Djamiruddin M.Si.
Pentingnya menteladani sikap dan perilaku Rasullullah SAW dalam kehidupan dikupas panjang oleh KH.Mas’udi. Ia menceritakan tentang mimpi dua orang ulama yang bertemu dengan Rasulullah SAW. Dimana dalam mimpi itu, satu ulama dipeluk hangat oleh Rasullullah SAW. Sedangkan satu ulama lagi, walaupun berdekatan, namun satu ulama tersebut tidak disalami dan dipeluk Rasullulah. Karena itu, ulama yang tidak disalami nabi itu pun bertanya kepada ulama yang disalami dan dipeluk Rasullullah, amalan apa gerangan yang dilakukannya. Dalam penjelasannya itu menyebutkan jika hendak tidur membaca dua ayat terakhir Surat At-Taubah, yaitu ayat 128-129. D
Dalam penjelasan KH Mas’udi bahwa dalam dua ayat terakhir Surat At-Taubah tersebut dijelaskan beberapasifat sifat Rasullullah. “ Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung”. (At-Taubah 128-129).
Lebih lanjut, KH Mas’udi menyampaikan bagaimana sifat Rasullullah SAW berdakwah. Walaupun mendapat tekanan, namun ia tetap mendo’akan orang yang mengganggunya dalam berdakwah untuk mendapat hidayah Allah. Begitu juga bagaimana Rasulullah SAW menyantuni orang tua buta yang bukan satu iman. Walaupun berbeda keimanan, namun setiap hari Rasulullah memberikan roti yang diberikan Abu Bakar kepada orang tua buta yang berkeyakinan Yahudi. “Ini membuktikan, walaupun berbeda keyakinan, Rasulullah SAW tetap bersikap dan berperilaku terpuji, ini karena Islam adalah Rahmatan Lil alamin, rahmat bagi alam semesta, bukan rahmatan lil muslimin, tetapi benar-benar rahmat bagi seluruh jagad raya dan isinya,” tegas KH .Mas’udi.
Dalam tausiyah yang disampaikannya, KH Mas’udi juga menyinggung tentang pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas. Maka sudah sepatutnya kita semua berperan serta dan ikut andil dalam pembangunan Masjid tersebut. KH Mas’udi juga menyinggung bagaimana Rasullullah SAW menyebutkan beberapa dari sahabat yang menjadi calon penghuni surga. Dimana, salah satu amalan mereka yakni menyumbangkan hartanya untuk pembangunan rumah Allah. Panjang lebar tausiyah yang disampaikan KH Mas’udi sehingga diharapkan umat Muslim dapat meningkatkan akhlak terpuji dalam menteladani Rasullullah SAW.***
===================www.humas.ketapang.goid=========================www.humas.ketapang.go.id=============

andy candra SE
Bagian Humas SETDA KETAPANG

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007