home news guestbook contact
Senin, 16 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Badai Matahari Sebabkan Hawa Panas dan Angin Kencang?

Pengirim : ac
Tanggal : 26 January 2012, 2:22 pm


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lembaga Antariksa Nasional (Lapan) telah mengkonfirmasi bahwa perubahan cuaca bukan diakibatkan dari badai matahari. Namun, masyarakat merasakan cuaca cenderung berubah-ubah dalam beberapa hari belakangan.


Eddy Supriyanto, seorang karyawan swasta di Bali, mengakui cuaca Bali tidak menentu belakangan ini. Dalam sepekan terakhir ini, cuaca Bali semakin panas dibanding hari-hari lainnya. "Beberapa hari ini panasnya luar biasa," ujar Edy kepada Republika, Kamis (2/1).

Hal senada juga dirasakan Alex Junianto yang merupakan pegawai perkebunan di Sulawesi Tenggara. "Saya tidak begitu paham badai matahari. Cuma sejak dua hari ini, udara sangat panas dan kemungkinan terjadi peningkatan suhu," ucap Alex. ''Walaupun pakai kipas yang berputar, udara tetap panas."

Seorang karyawan BUMN, Hestika Mirandy, di Kalimatan Timur pun mengalami hal serupa. "Cuaca tidak menentu, kadang panas terik, tapi tiba-tiba mendung dengan angin kencang," ujar Tika. Di karawang, angin kecang juga terus terjadi dengan disertai mendung. "Kalau di sini, mendung dan angin kencang terus menerus," tutur Maruf, seorang karyawan bank swasta di Karawang.

Anehnya, beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya pun mengalami hal yang sama. Panas terik, hujan tiba-tiba, dan angin kencang terus terjadi. Kemarin hujan dan angin kencang menumbangkan pohon di wilayah Jakarta Selatan dan menewaskan seorang sopir Bajaj.

Peneliti fisika matahari Lapan, Agustinus Gunawan, memastikan bahwa cuaca ekstrem belakangan hari terakhir ini terjadi akibat dinamika aktivitas bumi yang bersifat lokal. Cuaca ekstrem bukan karena aktivitas badai matahari.
**
==========================
sumber: http://id.berita.yahoo.com/badai-matahari-sebabkan-hawa-panas-dan-angin-kencang-061759961.html

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007