home news guestbook contact
Senin, 16 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Siswa PSG di Setda Ketapang

Pengirim : Andy C
Tanggal : 24 January 2012, 12:55 pm


Sebanyak 24 siswa SMKN 1 Ketapang kembali melaksanakan PSG (pendidikan system ganda) di lingkungan secretariat Pemkab Ketapang. Kepala SMKN 1 Ketapang didampingi guru pembimbing menyerahkan siswa yang melakukan praktek kepada Bupati Ketapang, melalui Asisten II setda Ketapang, Drs H.Gurdani Achmad di ruang rapat Bupati Ketapang, Selasa (24/1) pagi.

Kepala SMKN 1 Ketapang berpesan kepada para siswanya agar selama melakukan praktek lapangan di lingkungan setda Ketapang mematuhi prosedur yang berlaku. PSG ini diharapkannya dapat dijadikan pengalaman dan dapat menambah wawasan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. PSG dilakukan bertujuan untuk menambah skil peserta sehingga memiliki kemampuan dalam dunia kerja. “Perlu diketahui, Senin sampai Kamis melakukan praktek lapangan, dan pada Jum’at dan Sabtu dikembalikan ke sekolah,” kata Kepala SMKN 01 Ketapang.
Bupati Ketapang, diwakili Asisten II Setda Ketapang Drs H.Gurdani Achmad didampingi Kabag Kesra Drs H.Mad Noor dalam pengarahannya menyebutkan pentingnya semangat untuk belajar dan bekerja. Praktek lapangan merupakan suatu hal untuk menambah ilmu dan wawasan. Menurut dia, seringkali dikatakan banyak orang teori dan praktek yang berbeda. “Sebenarnya tidak, menurut saya teori tetap diperlukan dalam dunia kerja, yang penting pada diri kita mau bekerja, jadi semangat bekerja ini sangat penting sekali,” ujar Drs H.Gurdani Achmad, Asisten II Setda Ketapang.
Panjang lebar ini menjelaskan pentingnya kemauan dan semangat untuk bekerja dengan baik. Demikian juga dengan praktek para siswa dalam pengenalan dunia kerja. Oleh karena itu, ia mengingatkan hendaknya selama praktek tetap masuk, kecuali hal yang mendesak seperti sakit hendaknya izin. Seandainya selama melakukan praktek ditemukan para PNS yang masuk sudah telat hendaknya jangan diikut. Sebab, hal tersebut adalah salah. Jika disuruh apapun hendaknya dilaksanakan. “Jadi selama praktek, jangan menunggu disuruh, tetap hendaknya selalu tanyakan apa yang bias dikerjakan,” ujarnya panjang lebar.***
==============www.humas.ketapang.go.id==========

writen by Andy C


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007